Kerja sama tersebut meliputi kemitraan antara petani dan penangkar benih untuk pengembangan pembibitan bawang merah, serta kemitraan antarpedagang dalam penyediaan dan distribusi komoditas pangan strategis.
Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem pangan dari hulu hingga hilir, sehingga ketersediaan pasokan dapat terjaga, distribusi menjadi lebih lancar, dan stabilitas harga pangan semakin terkendali.
“Ke depan, TPID Provinsi Sumatera Selatan akan terus memperluas dan memperkuat kerja sama antardaerah melalui kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah, koperasi, kelompok tani, distributor, dan pelaku usaha. Langkah tersebut diharapkan dapat membentuk ekosistem pangan yang tangguh, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan nasional serta menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan TPID Sumatera Selatan dapat diakses melalui kanal media sosial resmi Kantor Perwakilan Bank” Indonesia Provinsi Sumatera Selatan di @bank_indonesia_sumsel.” tutupnya. (edi)















