Petani Tebu Ditemukan Meninggal Terbakar Setelah Dilaporkan Hilang

oleh

Kudus, Krsumsel.com – BPBD Kabupaten Kudus Jawa Tengah bersama tim gabungan menemukan Ngatmono (70) yang sebelumnya dilaporkan hilang di areal tanaman tebu dalam kondisi meninggal dunia karena terbakar, Kamis (11/6).

“Korban bernama Ngatmono (70) asal Desa Kedungsari Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus ditemukan hari ini (11/6) sekitar pukul 08.50 WIB di lokasi lahan tanaman tebu yang terbakar di Desa Kedungsari,”kata Kepala Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Eko Hari Djatmiko di Kudus, Kamis (11/6).

Saat ini kata dia, tim BPBD bersama relawan dan unsur terkait telah melakukan proses evakuasi korban dari lokasi penemuan.

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus Munaji menambahkan, korban dilaporkan hilang setelah terjadi kebakaran di area lahan tebu miliknya pada Rabu (10/6) sore. Berdasarkan keterangan saksi Sarlan dan Sri, sekitar pukul 15.00 WIB terlihat kobaran api di area lahan tebu milik korban yang berada di Desa Kedungsari.

Kedua saksi kemudian mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya, salah satu saksi menghubungi keluarga korban dan warga sekitar untuk membantu memadamkan api. Setelah kebakaran berhasil dipadamkan secara swadaya oleh warga, dilakukan pencarian terhadap korban hingga pukul 18.00 WIB, namun hasilnya nihil.

Baca juga: Pengusaha Heri Black dan Pangestuti Diperiksa KPK Terkait Kasus Bea Cukai

Pencarian kembali dilanjutkan pada malam hari hingga pukul 23.30 WIB. Dalam proses tersebut, tim menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban berupa sepeda motor Honda Astrea Grand berpelat nomor K 4830 CK, sebuah arit, dan sebuah pacul yang tertinggal di sekitar lokasi kejadian.

Temuan barang-barang tersebut menguatkan dugaan bahwa korban masih berada di sekitar area kebakaran. Pihak keluarga juga memastikan korban belum kembali ke rumah maupun berada di tempat kerabat terdekat.

Berdasarkan data BPBD, kebakaran menghanguskan tiga petak lahan tebu di kawasan tersebut, sementara satu petak lainnya telah selesai dipanen. Korban diketahui memiliki kondisi kaki pincang akibat pernah mengalami kecelakaan sepeda motor.

Proses pencarian sempat terkendala luasnya area pencarian, kondisi lahan tebu yang lebat dan rapat, serta minimnya penerangan pada malam hari.

Operasi pencarian melibatkan personel dari Polsek Gebog, Pemerintah Desa Kedungsari, Destana, Satgas BPBD Kudus, CBP Kaliwungu, Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kudus, Bagana NU Kudus, serta GRI Kudus.

Setelah dilakukan pencarian lanjutan pada Kamis (11/6) pagi, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area lahan tebu yang terbakar.

Kapolsek Gebog AKP Siswanto membenarkan bahwa korban Ngatmono yang sebelumnya dilakukan pencarian, hari ini (11/6) ditemukan meninggal dunia di areal lahan tanaman tebu.

“Penyelidikan juga akan dilakukan, termasuk menerjunkan tim Inafis Polres Kudus guna mengungkap penyebab pasti kejadian kebakaran dan meninggalnya korban,”ujarnya.(net)