10 DNA Keluarga Korban Bom Biak Dikirim ke Puslabfor Polri Nn

oleh

Jayapura, KRsumsel.com – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Papua mengirimkan 10 sampel DNA dari keluarga korban ledakan bom di Biak ke Puslabfor Polri untuk memastikan identitas potongan tubuh korban yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

Sampel DNA dari 10 orang keluarga korban itu sudah diambil dan dikirim ke Puslabfor Mabes Polri di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan.

“Pemeriksaan postmorten menggunakan sampel darah itu dilakukan karena hingga kini belum ditemukan jasad ketiga korban yang dilaporkan hilang sejak insiden meledaknya bom peninggalan perang dunia II di Biak, tanggal 31 Mei lalu,”kata Kepala Kepolisian Resor Biak Numfor Ajun Komisaris Besar Polisi Ari Trestiawan dihubungi dari Jayapura, Minggu (7/6).

Baca juga;Pelaku KDRT di Sekayu Ini Ditangkap Polisi di Jogja

Kapolres mengatakan, tim penjinak bom dari Gegana Brimob Polda Papua telah selesai melakukan sterilisasi di lokasi ledakan bom dan memastikan tidak ada lagi bahan peledak di wilayah itu.

Walaupun demikian, masyarakat diharapkan tidak memasuki kawasan itu mengingat proses penyelidikan masih berlangsung.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Kodim 1708/Biak Numfor, Lanal Biak, Yonif, Polres Biak Numfor, Brimob, dan unsur terkait lainnya dijadwalkan melanjutkan pencarian terhadap tiga warga yang hingga kini belum ditemukan hingga Senin (7/6).

Tiga warga yang dilaporkan hilang setelah terjadi ledakan bom adalah Yulianus Raubaba (26), Lae Madura (45) dan Abis Marandof (27).(net)