Meulaboh, Krsumsel.com – Sebagian kecil beras yang terdapat dalam karung yang tersimpan di Gudang Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat hingga sudah mulai membusuk dan dipenuhi hama kutu, sehingga sebagian bahan pokok bantuan bencana banjir bandang tahun 2025 lalu tersebut sudah tidak layak konsumsi.
“Secara prinsip, 390-an karung beras yang ada di gudang saat ini masih layak konsumsi, hanya beberapa karung saja yang membusuk dan berkutu karena berbagai faktor,”kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat Mulyadi kepada pers di Meulaboh, Kamis (4/6) sore
Mulyadi mengatakan, sebagian beras bantuan sisa bencana hidrometeorogi yang sudah membusuk dan berkutu tersebut juga sudah dipindahkan dan diberikan sebagai makanan unggas ayam.
Baca juga: Jumlah Hewan Kurban Idul Adha 1447 H di Indonesia Tembus Dua Juta Ekor
Ia menjelaskan, adanya beberapa karung beras yang mulai mengalami kerusakan atau berkutu, hal tersebut merupakan faktor alamiah yang dipengaruhi oleh tingkat kadar air saat pengemasan serta masa penyimpanan yang sudah cukup lama.
Pihaknya mengklaim, beras bantuan tersebut sudah tersimpan dan berada di Kabupaten Aceh Barat sekitar enam hingga tujuh bulan yang lalu. Kendati demikian, ia menegaskan secara keseluruhan stok beras yang ada saat ini masih sangat layak untuk dikonsumsi.
Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat juga secara selektif memilah stok yang ada sebelum didistribusikan ke masyarakat.(net)
















