Wagub Lampung Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Sesuai Standar

oleh

Bandarlampung, KRsumsel.com – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela memastikan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kotabaru Kabupaten Lampung Selatan sesuai dengan standar kualitas meski pengerjaan dipercepat.

“Dalam pantauan bersama pengawas dan pelaksana, progres pembangunan Sekolah Rakyat permanen berjalan on the track. Kendala teknis yang sebelumnya muncul juga sudah dapat diatasi dengan baik,”ujar dia berdasarkan keterangan di Bandarlampung, Sabtu (25/4).

Pemerintah Provinsi Lampung turut melakukan pengawasan di lapangan, meskipun secara teknis proyek pembangunan Sekolah Rakyat permanen tersebut menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan kementerian terkait lainnya.

“Meski proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen ini dilakukan percepatan, tapi tidak boleh mengorbankan kualitas,”katanya.

Dia meminta seluruh pelaksana memastikan setiap tahapan pekerjaan mengacu pada detail engineering design (DED), spesifikasi teknis, serta kontrak kerja yang telah disepakati.

“Tidak ada kompromi untuk kualitas. Ini akan digunakan oleh anak-anak didik kita, sehingga aspek keamanan dan kenyamanan harus menjadi prioritas utama,”ucap dia.

Baca juga: Komplotan Pengganjel ATM Lintas Daerah Ditangkap di Tangerang

Selain kualitas bangunan kata dia, penting juga memperhatikan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi seluruh pekerja proyek.

“Para pekerja, baik dari dalam maupun luar daerah, menjadi tanggung jawab bersama, selama berada di lokasi proyek. Kami meminta keselamatan kerja tetap dijaga. Bagaimanapun mereka bekerja di Lampung, maka kita juga bertanggung jawab atas keselamatan mereka,”katanya.

Ia mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung saat ini menunjukkan progres positif di mana mencapai 36,13 persen, sedikit melampaui target rencana 35,88 persen.

“Fasilitas yang dibangun cukup lengkap, meliputi gedung asrama putra tingkat SD, asrama putri tingkat SMP, gedung sekolah SD dan SMP, gedung serbaguna, masjid, lapangan sepak bola, serta akses jalan kawasan,”kata dia.

Selain itu, kawasan tersebut dirancang dengan pendekatan ramah lingkungan, termasuk penataan lanskap dan fasilitas pendukung yang berkelanjutan.

“Kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga pada Juni nanti sudah bisa diresmikan dan mulai digunakan siswa untuk belajar di fasilitas yang baru dan representatif,”ujar dia.

Pembangunan Sekolah Rakyat bagian program strategis nasional dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Lampung.

Sekolah Rakyat di Kotabaru dibangun di atas lahan 95.478 meter persegi atau 9,54 hektare yang berstatus hak pakai milik Pemerintah Provinsi Lampung

Pembangunan dimulai pada 15 Desember 2025 yang pada awalnya proyek direncanakan selesai dalam delapan bulan yakni Agustus 2026, namun atas instruksi pemerintah pusat target penyelesaian dipercepat menjadi 20 Juni 2026. Untuk memenuhi target percepatan tersebut, kontraktor menerapkan sistem kerja tiga sif.(net)