PRABUMULIH,KRSUMSEL.COM-Pemerintah Kota Prabumulih memperkuat koordinasi lintas sektoral guna memastikan kelancaran perayaan Idul Fitri 1447 H. Mewakili Penjabat (Pj) Walikota, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Prabumulih, Drs. Amilton, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional (Opsnal) Tingkat Menteri melalui Video Conference (Vicon), Senin (2/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Mapolres Prabumulih ini berpusat pada kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Rakor dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta diikuti oleh Menkopolkam, Panglima TNI, dan jajaran menteri terkait lainnya sebagai langkah penguatan strategi nasional menjelang arus mudik dan balik.
Solidaritas Forkopimda di Tingkat Daerah
Di tingkat daerah, agenda ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna menyelaraskan kebijakan pusat dengan implementasi di lapangan. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut:
Perwakilan Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih.
Perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Prabumulih.
DANSUBDENPOM II/4-I Kota Prabumulih.
DANRAMIL 404-II Kota Prabumulih.
Demi menjamin pelayanan publik yang maksimal selama masa lebaran, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis turut dilibatkan, di antaranya Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, DKOP, Disperindag, serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Prabumulih.
Drs. Amilton menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai dinas ini bertujuan untuk memastikan aspek infrastruktur jalan, kelancaran lalu lintas, ketersediaan stok pangan, hingga kesiapsiagaan layanan kesehatan di wilayah Prabumulih tetap terjaga.
“Melalui sinergi lintas sektoral ini, Pemerintah Kota Prabumulih menegaskan komitmen penuh untuk mendukung Operasi Ketupat 2026. Fokus utama kami adalah memastikan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Amilton.
Dengan persiapan yang matang sejak dini, diharapkan mitigasi terhadap potensi kerawanan selama perayaan hari besar keagamaan dapat dilakukan secara efektif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari kemenangan dengan nyaman.(Roy)














