OKI, KRSUMSEL.COM– Fenomena pencatutan nama organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan kembali meresahkan sejumlah pejabat daerah di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (6/2/2026).
Sejumlah pejabat mengaku kerap menerima pesan singkat hingga panggilan WhatsApp dari oknum yang mengatasnamakan diri sebagai anggota PWI. Oknum tersebut diduga membawa-bawa nama organisasi wartawan tertua di Indonesia untuk meminta berbagai kepentingan tertentu.
Salah satu camat di Kabupaten OKI mengungkapkan keresahannya terhadap maraknya oknum yang mengaku sebagai wartawan dan anggota PWI, namun tidak mampu menunjukkan identitas resmi keanggotaan.
“Kami merasa bingung dan resah. Mereka mengaku wartawan PWI, tetapi saat diminta kartu anggota atau surat tugas, tidak bisa menunjukkannya. Ini jelas meresahkan,” ujarnya.
Praktik pencatutan nama PWI ini dinilai mencoreng marwah dan kredibilitas organisasi pers, sekaligus merusak citra wartawan profesional yang selama ini bekerja berdasarkan kode etik jurnalistik.
Tidak hanya mengaku sebagai anggota PWI, bahkan terdapat salah satu nomor WhatsApp 0831-4340-0* yang mengirimkan pesan ke sejumlah nomor dengan mengaku sebagai Idham Syarief atau yang akrab disapa Ata, selaku Ketua PWI Kabupaten OKI.
Baca juga:Main Petasan, Bocah 13 Tahun Ditampar Tetangga
Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI OKI Idham Syarief menegaskan bahwa tidak semua pihak yang mengaku sebagai wartawan atau membawa nama PWI merupakan anggota resmi organisasi.
“Keanggotaan PWI memiliki mekanisme dan syarat yang jelas, termasuk kepemilikan kartu anggota resmi. Jika tidak dapat menunjukkan identitas tersebut, patut dipertanyakan,” tegas Idham.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pejabat daerah maupun masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak ragu melakukan verifikasi terhadap wartawan yang menghubungi atau datang meliput dengan mengatasnamakan organisasi pers tertentu.
“Jika ada oknum yang mengaku wartawan PWI namun tidak bisa menunjukkan identitas resmi, silakan segera konfirmasi ke pengurus PWI setempat,” imbuhnya.
PWI OKI menegaskan komitmennya untuk menjaga profesionalisme, marwah dan integritas pers. Pihaknya juga siap mengambil langkah tegas terhadap siapa pun yang terbukti mencatut nama organisasi PWI untuk kepentingan pribadi atau modus lainnya.(****)

















