PALEMBANG, KRsumsel.com — Tak terima anaknya yakni Syahril (17), sudah menjadi korban pembacokan dan penggeroyokan membuat Isnanik (53), seorang ibu rumah tangga (IRT), melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang, Senin (26/1/2026).
Dihadapan warga Gang Aida Kecamatan IT I, Palembang ini menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026), sekitar pukul 02.00, dini hari, di Jalan Mayor Ruslan Lorong Derma tepatnya di depan KR Hotel Kelurahan 9 Ilir Kecamatan IT III, Palembang.
Isnanik menuturkan berdasarkan keterangan anaknya dan teman korban, saat itu korban dan teman teman sedang bermain game online di handphone di TKP (tempat kejadian perkara). ” Dari keterangan teman korban dan anak saya mereka saat itu sedang main game online pak di TKP ,” ungkapnya kepada petugas.
Tak lama berselang, lanjut ibu korban, Terlapor yakni RM dan teman temannya datang melempar bom molotov ke arah korban dan temannya. ” Terlapor ini ramai pak datang, saat itu datang langsung melempar bom molotov ke arah anak saya dan teman temannya.
Baca juga: Polisi Amankan Pelaku Pencurian dengan Penganiayaan
Setelah itu, terlapor dan teman temannya hendak masuk ke dalam lorong untuk menyerang korban dan teman temannya. ” Terlapor ini hendak masuk lorong pak hendak menyerang. Namun ditahan anak saya, namun salah satu terlapor langsung menyerang anak saya dengan celurit,” ungkapnya.
Akibat peristiwa itu korban mengalami luka bacok di pergelangan tangan kanan, luka robek diantara jari jempol dan jari telunjuk tangan kanan. ” Oleh itu lah pak kami melapor kesini. Berharap atas laproan kami pelaku bisa ditangkap, ” harapnya.
Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya laporan ibu korban Terkait laporan penganiayaan, pengeroyokan dan pembacokan.
” laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim Polrestabes Palembang unit Pidum untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tutupnya.(Kiki)















