Perairan Sumatera Utara Berpotensi Dilanda Gelombang Tinggi 

oleh

Medan, KRsumsel.com Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Medan Christen Ordain Novena Marpaung mengatakan, perairan di Sumatera Utara berpotensi dilanda gelombang setinggi 1,25 hingga 2,25 meter dari 2 hingga 3 September 2025.

“Gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Perairan Barat Kepulauan Batu, Perairan Barat Kepulauan Nias,”katanya di Medan, Selasa (2/9).

Baca juga: Menyoal Rumah yang Dikira Milik Nafa Urbach Usai Dijarah

Siklon tropis Nongfa (17.9°LU 107.9°BT) Laut China Selatan (timur Vietnam) dan Bibit Siklon Tropis 95W (10.7°LU 133.2°BT) 1000 НРА Laut Filipina memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Timur Laut hingga Timur dengan kecepatan angin berkisar 14 – 28 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 15 – 35 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka bagian utara dan Laut Arafuru. Ia mengatakan, jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang laut mencapai 1,25 meter, hal itu berisiko terhadap pelayaran yang menggunakan perahu nelayan.

Sementara jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan gelombang tinggi mencapai 1,5 meter memiliki risiko terhadap keselamatan pelayaran kapal tongkang.(net)