“Selain tadarus Al-Quran dan tarawih, kegiatan keagamaan lain di Lapas Merah Mata juga tetap berjalan seperti biasa”, ujar Kalapas Kadiyono.
Setiap Senin pagi, kata Kadiyono, mereka mengikuti kegiatan Fikih, kemudian selasa diisi dengan kajian Tauhid atau ilmu aqidah dilanjutkan jadwal hari Rabu yakni Tilawah. Lalu setiap Kamis, WBP tersebut belajar Iqra dan Al-Qur’an. Ini merupakan kegiatan baca tulis dasar untuk pemula yang belum mahir huruf Hijaiyah maupun yang sudah lancar. Khusus di hari Jumat, para Tahfidz ini juga rutin membaca surat Al-Kahfi dan Al-Wakiah berjamaah. Selanjutnya, ada kegiatan bahasa arab dan pelatihan bilal solat serta kultum, yang merupakan kegiatan lanjutan di setiap akhir pekan.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan, Harun Sulianto mengapresiasi pembinaan kepribadian di Lapas Palembang melalui kegiatan keagamaan . Lapas Merah Mata sejak 2013 hingga saat ini masih konsisten mendidik WBP yang beragam Islam untuk jadi penghafal Quran . tugas pemasyarakatan agar WBP menyadari kesalahannya, memperbaiki diri, menjadi warga yang baik, berguna dan produktif baik selama maupun setelah menjalani pidana.
Saat ini terdapat total 1.664 WBP yang menghuni Lapas Merah Mata.sebanyak 1.057 orang merupakan WBP kasus narkoba . sedangkan 598 orang kasus Pidana Umum, 6 orang kasus korupsi dan 3 orang WBP kasus terorisme.(****)














