Kemudian di hari Selasa (15/3/2022) sekira pukul 17.00 WIB seperti biasa pulang dari kerja dan sampai di rumah. “Kami pulang jam lima sore kerumah dengan bapaknya juga, seperti bisa beraktivitas didalam rumah, barulah sekitar pukul 21.30 WIB tercium bau tidak sedap dari dalam kamar anak kami (korban),” ujar Linawaty.
Dilanjutkannya, kemudian bersama suami mencoba membuka pintu kamar. Namun tidak bisa karena posisi pintu kamar terkunci dari dalam, “Bapaknya lalu mengintip kedalam kamar melalui celah ventilasi kamar, dan melihat korban sudah meninggal tergantung didalam kamar,” jelasnya.
Mengetahui anak kami gantung diri, masih kata Linawaty mengatakan bapak korban Abdul Rohim (48) langsung menghubungi pihak keluarga besar dan ketua RT 08 Hendrik (57). “Setelah melihat langsung akhirnya pak RT menghubungi Polisi,” pungkasnya.
Anggota piket Polsek IB I bersama SPKT, tim INAFIS Polrestabes Palembang langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) melakukan olah TKP dan membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara untuk di visum.
Dari pantauan dilapangan, jenazah korban sendiri tergantung didalam kamar dan tubuhnya sudah dipenuhi ulat belatung.













