Firli Bahuri: Memberantas Korupsi Demi Memenangkan Kembali Demokrasi, Kemanusiaan dan Keadilan

oleh
IMG-20220219-WA0006

Oleh : Khalid Zabidi (Pengurus Pusat JMSI)

Jakarta, KRsumsel.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri sebenarnya adalah sosok terbuka. Seperti layaknya sebuah buku cerita, penuh bagian-bagian kisah hidupnya. Ada cerita yang kontroversi pada dirinya seperti pertemuan Firli dengan Tuan Guru Bajang yang diduga sedang terlibat kasus korupsi, atau cerita sang mantan Kapolda Sumatera Selatan itu naik helicopter setelah diangkat jadi Ketua KPK namun ada juga kisah-kisah keteladanan yang dia torehkan.

Tidak banyak yang tahu, lulusan Akpol 1990 ini melewati masa kecil dengan bergelut dalam kemiskinan, bungsu dari enam bersaudara ini ditinggal wafat ayahnya pada usia 11 tahun. Karenanya, sang ibu mendidik Firli dan saudara-saudaranya untuk hidup mandiri.

“Sewaktu SD, saya sudah bisa membeli sepatu hasil keringat sendiri dengan menyadap karet sepulang sekolah,” ceritanya saat uji kepatutan dan kelayakan calon komisioner KPK di depan Komisi III DPR-RI pada 12 September 2019.

Sedemikian keras hidupnya, setelah lulus SMA ia memutuskan masuk Akademi Kepolisian (Akpol) yang saat itu masih tergabung dalam Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI). Ujian pertama gagal, namun ia tidak menyerah. Akhirnya setelah enam kali bolak-balik ikut ujian, Firli dinyatakan lulus seleksi Akpol hingga menjadi Letnan Dua Polisi (saat Polri bergabung dengan ABRI) pada akhir tahun 1990. Hal ini mencerminkan karakter Firli yang gigih pantang menyerah dan bekerja keras untuk mewujudkan keinginannya. Semesta mendukung.