Ditempat yang sama Kalapas Kayu Agung, Reza Mediansyah Purnama,Senin (17/1/2022) menyampaikan Pemberantasan Nyamuk Aedes Aegepty tidak bisa hanya dilakukan dengan menjaga kebersihan saja, namun tetap harus di basmi dengan fogging atau pengasapan, dan Alhamdulilah Rencana kami pun disambut baik oleh Puskesmas kutaraya Kayugung yang ditindaklanjuti dengan penugasan Empat orang operator fogging.”
“Masuknya musin hujan sangat rentan dengan penyebaran penyakit DBD, maka merupakan langkah tepat yang di ambil Lapas Kayuagung dalam melindungi dan menjaga kesehatan WBP Lapas Kayuagung beserta petugasnya agar terhindar dari serangan nyamuk penyebar DBD. Insya Allah Pengasapan atau Fogging di Lapas Kayuagung ini akan kami laksanakan setiap empat bulan sekali, termasuk pemeriksaan jentik Aides Aifgepty untuk memastikan Lapas Kayuagung bebas DBD.” tutup Reza.(ata)













