“Kita support (mendukung) pelaku UMKM, kita mau bangkitkan ekonomi di masa pandemi. Di samping itu, kita juga mau berikan suasana baru kepada masyarakat Medan,” kata Bobby.
Wali kota menyebut, pekan kuliner kondang ini cuma boleh dikunjungi oleh warga yang telah divaksin, memiliki aplikasi peduli lindungi dan protokol kesehatan (prokes) yang ketat di lokasi acara.
“Jumlah pengunjung tentunya kita batasi. Prokes wajib, vaksin wajib, peduli lindungi wajib. Jangan lengah,” tegasnya lagi.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Agus Suriono, menjelaskan kegiatan di Kantor Wali Kota Medan itu merupakan bagian dari pekan kuliner kondang dan lebih mengedepankan seni pertunjukan.
“Kita juga ‘launching’ senam kolaborasi Medan. Sebelumnya ada pertunjukan musik, ‘dance’ dan video ‘mapping’ dengan latar kantor wali kota,” tutur Agus.(Anjas)













