“Tentu kita akan melakukan sosialisasi ke tempat-tempat yang tidak pernah diraih seperti yang disampaikan pak Gubernur. Saat ini kita sedang menyusun langkahnya sehingga sosialisasi ini dapat maksimal,” katanya.
Bahkan, pihaknya juga akan terus bersinergi dangan BNN dan Polda Sumsel terkait langkah pencegahan narkoba yang akan dilakukan.
“Generasi muda harus paham bahaya secara eksplisit. Kita harapkan langkah-langkah yang kita lakukan nantinya dapat mendorong minimnya angka penyalahgunaan narkoba di Sumsel ini,” pungkasnya.
Diketahui, pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Duta Anti Narkoba Sumsel Hj. Ratu Teny Leriva kepada sejumlah Duta Anti Narkoba untuk 17 Kabupaten dan Kota. Dimana, peserta Duta Anti Narkoba yang dikukuhkan tersebut telah mengikuti beberapa tahapan test yang dilakukan oleh BNN Provinsi Sumsel maupun Polda Sumse dan dinyatakan terpilih sebagai Duta Anti Narkoba.
Turut hadir dalan pengukuhan tersebut, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu Haryono, Ketua YLKI Sumsel RM Taufik Husni, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sumsel Rosidin Hasan, sejumlah pihak dari BNN Provinsi Sumsel dan Pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel.(****)













