Dengan demikian, kata dia, data segera masuk untuk kemudian diolah menjadi persentase capaian vaksinasi.
“Oleh karenanya masalah memasukkan data ini juga harus menjadi perhatian. Bagi yang memiliki kendala bisa merangkul dan memberdayakan organisasi lain atau tenaga instansi setempat yang menguasai teknologi informasi,” katanya.
Ia menyebutkan saat ini capaian vaksinasi dosis pertama di Purbalingga secara keseluruhan 57 persen dari total sasaran.
“Kendati demikian dosis pertama untuk lansia baru sebesar 39,5 persen sehingga belum bisa turun ke kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 2,” katanya.
Ia mengajak semua pihak berperan aktif dalam mempercepat capaian vaksinasi, mulai dari jajaran Pemkab Purbalingga hingga seluruh masyarakat.(Anjas)













