Kediri, Krsumsel.com – Ekspor tanaman hias di Kediri raya, Jawa Timur, meningkat hingga Oktober 2021 mencapai 15.338 kali dengan nilai sebesar Rp11,9 miliar ketimbang pengiriman pada 2020 yang hanya 2.772 kali pengiriman dengan nilai Rp2,3 miliar.
Kepala Karantina Pertanian Surabaya Musyaffak Fauzi, Rabu mengemukakan capaian ini sangat luar biasa. Secara nilai terus mengalami kenaikan, bahkan di masa pandemi COVID-19 ini.
“Dibandingkan 2019 itu kegiatan ekspor tanaman hias yang dilalulintaskan melalui Kantor Pos Kediri hanya 13 kali pengiriman dengan nilai Rp13 juta, sementara di tahun 2020 berhasil membukukan 2.772 kali dengan nilai Rp2,3 miliar dan di 2021 ini sudah Rp11 miliar lebih. Bahkan, ini sudah merambah 70 negara,” katanya di Kediri.
Ia mengatakan, potensi pengiriman tanaman hias dari Jawa Timur khususnya Kediri raya ini masih sangat besar. Hal itu terbukti dari jumlah pengiriman yang terus tinggi.
“Potensinya luar biasa, namun kalau dari nilai masih jauh dari kekuatan ekonomi negara dunia segitu terlalu kecil yang dikeluarkan untuk tanaman hias. Perlu dorongan untuk perkuat ini, jangan sampai dilepaskan begitu saja,” katanya.
Pihaknya juga selalu mendampingi bagi eksportir maupun pembudidaya yang merambah pasar ekspor untuk tanaman hias. Salah satunya adalah terkait dengan persyaratan administrasi.














