“Lapangan golf ini registernya di PGI itu 001, jadi lapangan golf pertama yang terdaftar seluas 72 hektar pada saat itu, nah ini karena kita rasakan ini berusia lebih dari 50 tahun, kita akan pertahankan ini menjadi cagar budaya dan tidak boleh di komersilkan apalagi dibangun mall, tidak ada itu,” tegasnya.
Herman Deru mengucapkan terimakasih kepada Para pegolf dan Sponsor yang telah ikut Andil dalam mengembangkan potensi olahraga Golf di Sumsel.
“Esklusifnya bukan di harga alat golf tapi ekslusifnya di prestasi, jangan ada jurang pemisah dengan masyarakat. Kita akan cari bibit sebenarnya lebih daripada pengenalan agar anak-anak generasi penerus kenal dengan golf, tidak semua orang berani masuk kesini, stigma-nya mahal, karena itu saya percayakan PGC mengelola situasi itu,” pungkasnya.(****)













