Buka Perkemahan Wirakarya Nasional, Menag Minta PTK Cetak Generasi Rahmatan Lil Alamin

oleh
IMG-20211111-WA0029

Palembang, KRSumsel.com -Menteri Agama RI H. Yaqut Cholil Qoumas membuka kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN PTK) XV Tahun 2021 di Dining Hall Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Kamis (11/11). Gus Menteri berharap, nilai-nilai kepramukaan mampu ditransformasikan dalam perilaku mahasiswa, salah satunya pemahaman agama yang inklusif, moderen, dan damai.

Menurut Menteri Agama, PWN PTK menjadi tolak ukur sejauh mana PTK berhasil melakukan Revitalisasi Gerakan Pramuka, di tengah masyarakat yang berubah. Munculnya generasi milenial, kelompok menengah dan urban harus dipahami sebagai peluang sekaligus tantangan bagi perguruan tinggi.

“Pramuka harus menjadi “rumah bersama” bagi sekumpulan generasi muda yang ingin berkembang, berkarya dan menempa diri. Rancang bangun kegiatan kepramukaan harus mampu menjawab kebutuhan generasi millenial yang akrab dengan teknologi digital. Nilai-nilai kepramukaan seperti kemandirian, gotong-royong, perjuangan hidup, keberanian, dan kepekaan sosial harus mampu ditransformasikan ke dalam perilaku mahasiswa,” jelas Menteri Agama.

Buka Perkemahan Wirakarya Nasional, Menag Minta PTK Cetak Generasi Rahmatan Lil Alamin

Dia juga menegaskan, PTK harus menyiapkan dan mencetak generasi muda Indonesia yang memiliki pemahaman dan kapasitas keagamaan yang rahmatan lil ‘alamin. Dalam perspektif Kementerian Agama, tentu melalui pengarusutamaan Moderasi Beragama. Pemahaman agama yang inklusif, toleran dan damai menjadi keniscayaan di tengah-tengah pluralitas bangsa.

“Misi memperteguh semangat kebangsaan salah satunya tercermin pada NKRI dan Pancasila harus diletakkan bersama-sama dengan penciptaan suasana keagamaan yang moderat. PWN PTK XV yang dirancang tidak saja untuk mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, namun juga Perguruan Tinggi Keagamaan lain, merupakan cermin bahwa kita mempunyai komitmen pluralisme dan upaya serius membangun hubungan yang harmonis lintas iman dan lintas agama,” tegasnya.