“Saya berharap, museum ini selanjutnya dikelola dengan profesional, tidak hanya sekedar meletakkan berbagai barang di dalam lemari kaca, Pengelolaan yang baik akan menumbuhkan rasa ingin tahu, ketertarikan untuk berkunjung, serta keinginan untuk mengetahui dan mempelajari lebih mendalam, sehingga tujuan dari museum dapat tercapai,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut Kasal juga meninjau dan meresmikan museum dan perpustakaan Dharma Pertiwi bertempat di komplek Museum Satria Mandala Pusjarah TNI.
Gebyar Karya Pertiwi pada tahun ini dilaksanakan mulai tanggal 1 sampai dengan 5 November 2021 dengan mengangkat Tema “Dharma Pertiwi Berkarya Untuk Indonesia Bangkit” juga diikuti oleh jajaran pengurus pusat dan daerah serta istri-istri atase pertahanan yang bertugas diseluruh dunia secara virtual.
Acara Gebyar Karya Pertiwi Tahun 2021 dilaksanakan juga kegiatan Fashion Show dari tiap-tiap unsur Dharma Pertiwi, mulai dari Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini dan IKKT Pragati Wira Anggini.
Turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ny. Bintang Puspayoga, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E, M.P.P., Wakasad Letjen TNI Bakti Agus Fadjari, Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, Ketum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono, Ketum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo, dan Ny Endang Budi Karya dari pengurus Pusat Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) serta Ketua umum Dharma Pertiwi dari masa ke masa.(****)













