Langkah yang dilakukan, kata dia, memperketat pemberlakuan protokol kesehatan.
“Semua ruang publik wajib memasang aplikasi PeduliLindungi sehingga jika ada terindikasi kasus COVID-19 sehingga cepat tertangani hingga tidak sampai menyebar ke orang lain,” ucapnya.
Wali Kota Jaya Negara menjelaskan berbagai strategi terus dioptimalkan dalam memutus penyebaran COVID-19, salah satunya peningkatan vaksinasi guna membentuk kekebalan kelompok.
“Langkah ini kami telah menetapkan target vaksinasi sebanyak 571.783 orang atau 70 persen dari jumlah penduduk yang terdiri tenaga kesehatan, petugas publik, lansia, masyarakat umum rentan dan remaja,” katanya.
Ia mengatakan capaian vaksinasi COVID-19 saat ini, yakni vaksin satu sebesar 142,90 persen atau 817.130 orang, vaksin kedua sebesar 116,40 persen atau 665.638 orang, dan vaksin ketiga sebesar 106,40 persen atau 12.801 orang.(Anjas)













