Ponpes di Sumsel Bakal Miliki Kurikulum Khusus Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba 

oleh
IMG_20211023_185045_507

Tak hanya itu, seluruh mudir Ponpes di Sumsel diminta untuk meregistrasikan ponpesnya dengan tahapan yang disyaratkan oleh Kementerian Agama agar terdata dengan baik.

“Selain bisa mendapatkan bantuan, Ponpes harus terdata pada sistem Dinas Pendidikan agar status lulusan ponpes sama atau setara dengan sekolah umum. Jangan sampai ada penyetaraan lagi setelah santri lulus dari ponpes,” ucapnya.

Dalam peringkat HSN ini, Herman Deru mengajak para santri dan mudir untuk berintrospeksi diri terkait apa yang sudah dilakukan, produk apa yang sudah dibuat, dan apa yang akan dibuat.

“Saya akui, Ponpes di Sumsel sudah membantu dalam mensukseskan program vaksinasi. Santri harus menjadi pahlawan dalam melawan penyebaran Covid-19, mulai dari lingkungan kecil seperti keluarga hingga pada level masyarakat umum,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus Wilayah NU Sumsel, Ahmad Saifuddin Zuber mengatakan, Ponpes harus bekerja lebih keras dan memenuhi harapan publik. Harus perperan untuk kajuan bangsa dan bekerja profesional jika mendapatkan pendanaan pemerintah.

“Mindset Ponpes harus berubah, dan ponpes harus menjadi pilihan utama. Ponpes wadah edukasi demi mencerdaskan kehidupan bangsa,” ucapnya.