“Negara-negara yang penduduknya besar diprediksi menjadi kekuatan ekonomi baru di tahun 2050″, kata dia.
Permasalahan kedua, lanjutnya, adalah stunting yang mempengaruhi kuantitas SDM di Indonesia. Saat ini baru provinsi DI Yogyakarta dan Bali yang telah memiliki TFR cukup terkendali.
Untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut, Hasto berharap dengan dilantiknya empat pejabat baru tersebut dapat memberikan perubahan dan bekerja keras bersama-sama untuk menyukseskan rangkaian program dan tugas yang dimiliki BKKBN.
“Saya menunggu apa yang akan saudara perbuat dalam 100 hari pertama kerja, yang membawa perubahan. Momentumnya sangat tepat ketika anda menyusun program 100 hari kerja untuk memulai kehidupan di tahun 2022, kemudian menyukseskan program di tahun 2022 dengan baik,” kata Hasto.(Anjas)













