Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Ronaldo Devinci Talesa mengatakan, simulasi ini digelar sebagai salah satu bentuk langkah preventif untuk mengantisipasi kebakaran yang terjadi di Lapas dan juga untuk menambah pengetahuan petugas tentang antisipasi kebakaran.
“Kegiatan ini bertujuan untuk antisipasi kejadian yang tidak diinginkan dan sekedar menambah keahlian dan skill kawan – kawan di lapangan. Sekaligus juga ini untuk mengantisipasi apapun yang menjadi resiko ketika bertugas,” ungkapnya.
Selain itu, koordinator Lapangan Damkar Banyuasin Iskandar menjelaskan, simulasi pemadaman ini baik dengan metode tradisional maupun modern berjalan dengan lancar dan aman. Menurutnya pegawai Lapas Banyuasin mampu mempraktikan materi yang diberikan dengan baik.
“Mudah – mudahan setelah simulasi ini, semua pegawai mampu menggunakan APAR ini secara efektif dan efisien apabila terjadi kebakaran,” harapnya.(Yan)














