Jakarta, KRsumsel.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Hari Batik Nasional menumbuhkan kecintaan dan rasa bangga terhadap produk kebudayaan.
“Penetapan Hari Batik Nasional merupakan usaha pemerintah dalam meningkatkan martabat bangsa Indonesia dan citra positif Indonesia di forum internasional, serta untuk menumbuhkan kecintaan dan rasa bangga masyarakat Indonesia terhadap kebudayaan bangsanya,” kata Sandiaga dalam sebuah webinar yang dipantau di Jakarta, Sabtu.
Dia menjelaskan bahwa batik Indonesia telah diakui lembaga kebudayaan dunia UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non bendawi.
Keputusan UNESCO tersebut dilatarbelakangi bahwa batik Indonesia terkait erat dengan banyak simbol yang bertautan erat dengan status sosial, kebudayaan, lokal, alam, dan sejarah.
Batik merupakan hasil kerajinan dengan nilai seni tinggi yang menjadi bagian dari budaya Indonesia sejak lama, yaitu sekitar abad keempat terutama di Pulau Jawa.
Setiap corak atau motif batik mengandung filosofi dan makna yang erat dengan nilai-nilai kehidupan.













