Selain melibatkan pelajar menurut Herman Deru, penanganan Covid tidak bisa dilakukan sepihak saja namun butuh kekompakan mulai dari umat, ulama dan umaro. Karena Covid ini bukan wabah seperti sebelumnya yang hanya berlangsung beberapa bupan saja.
” Dulu kita kira sebentar, tidak tahunya lama sampai hampir dua tahun. Ini butuh ketangguhan luar biasa yang tidak bisa dilakukan orang perorang tapi semua unsur harus bergandengan,, termasuk Forkopimda” ucapnya
Saat ini vaksinasi di Sumsel masih di bawah 30%. Namun begitu Pemprov terus berupaya berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pembagian vaksin perbulan dapat ditambah.
“Alhamdulillah sekarang sudah 400 ribu vaksin perbulan, kemarin 150 ribu. Sementara hitungan kita perbulan mestinya 1.5 juta vaksin,” kata Herman Deru.
Agar kasus aktif Covid dapat terkendali di Sumsel, menurutnya masyarakat tidak boleh lengah dalam disiplin menerapkan prokes. Untuk menegakkan kedisiplinan ini pula Herman Deru mengajak TNI Polri dan semua unsur terkait untuk bersama-sama menegakkan Perda-Perda yang telah dibuat baik di Provinsi maupun Kab/kota. Himbauan itu juga ditujukannya bagi pengurua Forum Pondok Pesantren Sumsel agar menjadikan hal ini sebagai jihad melawan Corona Virus.

















