Padang, KRsumsel.com – Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi mengatakan Pemprov Sumbar belum melakukan upaya serius dalam memaksimalkan pengelolaan aset daerah untuk menambah pendapatan asli daerah.
“Pemerintah daerah berupaya meningkatkan pendapatan namun upaya memaksimalkan aset dan BUMD masih tidak berjalan,” kata dia di Padang, Selasa.
Menurut dia apabila tidak ada lompatan yang cukup besar dari penerimaan daerah akan berdampak pada program unggulan kepala daerah.
“Kami yakin banyak dari program unggulan kepala daerah tidak terlaksana dan tidak tercapai saat akhir masa jabatan karena keterbatasan anggaran,” kata dia.
Sementara Ketua Komisi III DPRD Sumbar Afrizal mengatakan sejumlah BUMD dalam kondisi yang tidak bagus.
Dari sejumlah BUMD milik Sumbar hanya Bank Nagari yang memberikan keuntungan diikuti PT Askrida.
Selain itu seperti Hotel Balairung, Grafika dan PT Jamkrida tidak memberikan keuntungan pada pendapatan daerah.
“Ini menjadi tugas kepala daerah dan kalau tidak cepat diperbaiki akan membebani keuangan daerah,” kata dia
Terkair aset daerah, lanjutnya banyak aset daerah yang tidak digarap serius dan seakan dibiarkan begitu saja.
“Kita minta Biro Perekonomian serius dalam mengelola aset yang berpotensi memberikan pemasukan daerah,” kata dia.(Anjas)













