Pasien Sembuh COVID-19 di Tanjungpinang Bertambah 18 Orang

oleh

Tanjungpinang, KRsumsel.com – Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mencatat jumlah pasien COVID-19 yang sembuh dalam dua hari terakhir bertambah 18 orang sehingga total menjadi 171 orang.

“Sehari yang lalu pasien yang sembuh dari COVID-19 sebanyak 11 orang dan hari ini tujuh orang, sehingga total pasien yang sembuh dalam dua hari ini mencapai 18 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Minggu.

Ia merinci jumlah kasus aktif COVID-19 di Ibu Kota Provinsi Kepri itu sebanyak 93 orang setelah bertambah tiga orang dalam dua hari terakhir.

“Jumlah kasus aktif di Tanjungpinang sehari yang lalu bertambah satu orang, dan hari ini bertambah dua orang,” ujarnya.

Rustam mengemukakan total jumlah pasien COVID-19 mencapai 271 orang, sebanyak 171 orang di antaranya sudah sembuh, dan tujuh orang meninggal dunia dan 93 orang masih mengalami sakit.

Sementara saat ini jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit mencapai 32 orang, karantina terpadu tiga orang dan isolasi mandiri sebanyak 58 orang.

Total jumlah pasien memiliki gejala COVID-19 sebanyak 70 orang, sedangkan pasien yang tidak memiliki gejala mencapai 201 orang.

Dari hasil penelusuran tenaga kesehatan, total jumlah pasien yang tertular COVID-19 setelah melakukan perjalanan ke luar daerah sebanyak 67 orang, sementara yang tertular karena kontak erat mencapai 189 orang.

“Pasien COVID-19 yang tertular, namun tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah dan tidak pernah kontak dengan pasien COVID-19 sebanyak 15 orang,” ucapnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa dicegah bersama-sama.

“Adapun protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin,” ucapnya. (Anjas)