Pemprov Riau Bangun Konektivitas Wisata Sejarah Candi Muara Takus

oleh

Krsumsel.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau membangun konektivitas terintegrasi wisata sejarah Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar terhubung dengan destinasi sejarah lainnya di Rokan Hulu sebagai suatu paket yang bisa dinikmati wisatawan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan, pihaknya telah membuka dan menembus akses jalan yang menghubungkan kawasan Muara Takus dengan wilayah Rokan Hulu. Ada dua destinasi wisata sejarah yang bisa dikunjungi di Rokan Hulu.

“Pemerintah Provinsi Riau juga telah membuka dan menembuskan jalan dari Muara Takus menuju Kabupaten Rokan Hulu. Jalur ini memiliki prospek wisata yang kuat karena Rokan Hulu juga menyimpan sejumlah peninggalan sejarah dan budaya,”katanya di Pekanbaru, Senin (19/10).

Satu di antaranya Istana Raja Rokan IV Koto yang berada di kawasan yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah masyarakat Melayu Riau. Tidak jauh dari sana juga terdapat situs sejarah Benteng Tujuh Lapis Tuanku Tambusai.

Baca juga: Petugas Gagalkan Pengiriman Narkotika Etomidate di Bandara Pekanbaru

Menurutnya, konektivitas infrastruktur dan keberadaan sejumlah situs sejarah di wilayah sekitar menjadi modal untuk membangun paket wisata yang saling terhubung.

Selain itu lanjutnya akses menuju Candi Muara Takus dari Kota Pekanbaru kini juga semakin mudah. Hal itu dengan tersedianya jaringan jalan tol yang memangkas waktu tempuh dari Pekanbaru.

“Apalagi saat ini, akses menuju Candi Muara Takus dari Pekanbaru sudah sangat dekat dan cepat melalui jalan tol,”jelasnya. Syahrial Abdi menilai, konsep tersebut dapat dikembangkan menjadi paket wisata sejarah yang menawarkan pengalaman perjalanan dalam satu hari.

Candi Muara Takus dapat menjadi titik awal, kemudian wisatawan bergerak menuju Rokan Hulu untuk mengunjungi peninggalan sejarah lainnya.

“Kita bisa menciptakan satu paket wisata sejarah yang luar biasa, yaitu jalur ‘One Day Trip’. Dimulai dari Candi Muara Takus, dilanjutkan ke Istana Raja Rokan IV Koto, dan berakhir di Benteng Tujuh Lapis Tuanku Tambusai,”tukasnya.(net)