Lahan Hibah Masyarakat jadi Lokasi Koperasi Merah Putih, Lurah Kayuagung Asli Berharap Warga Lokal Dilibatkan

oleh
oplus_0

Kayuagung, KRSumsel.com – Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Kayuagung Asli, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, memanfaatkan lahan hibah dari masyarakat.

Keberadaan koperasi tersebut diharapkan tidak hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

Lurah Kayuagung Asli, Weni Kusumawati, SE, menjelaskan bahwa pihak kelurahan menerima hibah lahan dari masyarakat untuk mendukung pembangunan koperasi tersebut.

Menurutnya, penentuan lokasi tidak terlepas dari keterbatasan lahan yang tersedia di wilayahnya.

Ia mengatakan, lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih cukup luas, sementara sebagian besar kawasan kelurahan sudah padat penduduk.

“Lahan untuk Koperasi Merah Putih ini merupakan hibah dari masyarakat. Kami di kelurahan menerima dan menyetujui hibah tersebut melalui pembahasan bersama. Memang lokasinya cukup jauh, tetapi lahan yang tersedia dan cukup luas juga terbatas,” jelas Weni, Rabu (14/10/26).

Menurutnya, sebelumnya juga terdapat masyarakat yang menawarkan lahan di lokasi lain, termasuk di kawasan yang lebih jauh dan berada di sekitar jalan tol. Namun, lokasi tersebut dinilai kurang memungkinkan karena jaraknya terlalu jauh dari kawasan permukiman.

Weni menilai lokasi koperasi yang sekarang masih cukup strategis karena akses jalan telah dibuka, termasuk jalan tembusan menuju Sukadana. Selain itu, terdapat pula rencana pembangunan rumah warga di kawasan sekitar koperasi.

“Kalau menurut saya, lokasi ini sudah cukup strategis dibandingkan pilihan lahan lainnya yang tersedia. Apalagi, koperasi membutuhkan lahan yang luas, sedangkan di wilayah kami memang tidak mudah mendapatkan lahan seperti itu,” ujarnya.

Baca juga: Bupati Nagan Raya Lapor Rencana Pengibaran 24 Km Bendera ke Mendagri

Weni menambahkan, Kelurahan Kayuagung Asli menjadi salah satu wilayah yang telah memulai pembangunan Koperasi Merah Putih. Sementara itu, sejumlah kelurahan lainnya masih menghadapi kendala dalam penyediaan lahan yang sesuai.

Terkait pelaksanaan pembangunan, Weni menegaskan bahwa pihak kelurahan bukan pelaksana teknis kegiatan.

Menurutnya, untuk mendapatkan penjelasan lebih terperinci mengenai proses pembangunan, masyarakat dapat mengonfirmasi langsung kepada pihak Kodim.

Ia juga menyebutkan bahwa bangunan koperasi telah selesai dikerjakan. Namun, hingga saat ini, proses serah terima belum dilakukan.

Di sisi lain, Weni berharap keberadaan Koperasi Merah Putih nantinya dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat, terutama melalui terbukanya kesempatan kerja bagi warga sekitar.

Menurutnya, sejumlah warga di wilayah tersebut memiliki usaha kecil, termasuk warung, dan membutuhkan peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Karena itu, ia berharap pengelolaan koperasi nantinya turut membuka kesempatan bagi masyarakat lokal.

“Kami berharap kalau nantinya membutuhkan tenaga kerja, masyarakat sekitar bisa dilibatkan. Misalnya untuk menjaga keamanan pada malam hari, menjadi sopir, atau membantu pengangkutan barang. Dengan begitu, warga di sekitar juga bisa merasakan manfaat keberadaan koperasi ini,” harapnya.

Weni berharap Koperasi Merah Putih di Kelurahan Kayuagung Asli dapat berkembang dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Dengan demikian, keberadaan koperasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan program pemerintah, tetapi juga mampu mendorong aktivitas ekonomi dan memberikan peluang usaha bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya.(Elisa)