PRABUMULIH, KRSUMSEL.COM — Ketegangan mewarnai sektor transportasi darat di Kota Prabumulih menyusul aksi protes yang dilayangkan oleh Komunitas Travel Persaudaraan (KTP). Mereka mendesak DPRD dan dinas terkait bersikap transparan terkait operasional bus DAMRI di wilayah tersebut.
Dalam tuntutannya, KTP mempertanyakan kejelasan fungsi serta eksistensi DAMRI di Prabumulih. Komunitas travel lokal ini menyoroti minimnya perhatian pemerintah dalam empat hingga lima tahun terakhir, serta mempertanyakan alasan DAMRI jurusan Tanjung Enim bebas menggunakan aset di wilayah Prabumulih tanpa kejelasan operasional yang menetap di tempat semestinya,Senin (12/10/26).
Menanggapi hal tersebut, Feri Alwi, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Prabumulih dari Partai Amanat Nasional (PAN), memberikan penjelasan tegas. Ia memastikan bahwa operasional bus DAMRI di Kota Prabumulih telah berjalan secara legal dan mengantongi perizinan lengkap.
“Keberadaan transportasi DAMRI di Kota Prabumulih dipastikan telah beroperasi secara legal dengan seluruh perizinan yang terpenuhi. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi mahasiswa yang sebelumnya melakukan audiensi kepada Ketua DPRD dan Wali Kota sebelumnya,” ujar Feri Alwi
Baca juga: Camat, Danramil dan Kapolsek Plakat Tinggi Terus Bersinergi Jaga Kamtibmas yang Aman dan Damai
Ia menambahkan, ke depan layanan DAMRI akan terus dioptimalkan melalui pengaturan titik naik-turun penumpang di halte-halte resmi sesuai rute.
Di sisi lain, Kadin Dishub Ferri menyoroti perlunya introspeksi dari para pengelola travel konvensional. Ia mengimbau agar penyedia jasa travel berbenah guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat pengguna jasa.
“Pemerintah dan masyarakat tentu akan memilih moda transportasi sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, pihak pengelola travel diharapkan dapat berbenah serta mengutamakan kenyamanan,” kata Feri.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan fasilitas, kualitas pelayanan, serta rasionalisasi tarif agar masyarakat merasa aman dan terhindar dari berbagai pemberitaan negatif yang kerap terjadi pada layanan travel di luar daerah.
Sebagai langkah solusi jangka panjang, Dishub berencana menata ulang moda transportasi travel di Prabumulih dengan memusatkan titik operasional atau pool di kawasan Pasar Terminal Mall (PTM) Prabumulih. Rencana pemusatan ini segera diajukan kepada Wali Kota dengan optimisme tinggi demi kemudahan dan kepentingan masyarakat luas.(Roy)














