Pemkab Ajak Kampus Kenalkan Budaya Melayu Natuna ke Mancanegara

oleh

Krsumsel.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengajak perguruan tinggi untuk berperan aktif memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya daerah perbatasan tersebut ke mancanegara.

Wakil Bupati (Wabup) Natuna Jarmin di Natuna, Jumat (9/10) mengatakan, pihaknya baru melepas keberangkatan tim peneliti dan mahasiswa Institut Agama Islam Natuna (IAIN) untuk melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Malaysia dan belajar di negara jiran tersebut.

Menurutnya, kehadiran peneliti dan mahasiswa di Malaysia menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya Indonesia, memperluas wawasan dan pengetahuan, serta menambah pengalaman.

Semakin dikenal budaya Natuna di kancah internasional, kata dia, dapat membuka peluang kerja sama di berbagai bidang termasuk pariwisata.

Baca juga: Jurnalis Dianiaya di Polres Baubau, Polda Bentuk Tim Investigasi 

“Selama melaksanakan kegiatan di Malaysia tunjukkan sikap disiplin, semangat belajar, serta karakter masyarakat Melayu Natuna yang santun ramah,”ucapnya.

Ia berharap, pengalaman yang diperoleh selama berada di Malaysia dapat dibagikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan masukan dalam upaya membangun wilayah perbatasan.

“Mudah-mudahan ke depan kita juga dapat melihat lebih banyak kerja sama akademik,”ujar Wabup Jarmin. Sementara itu, Rektor IAIN Umar Natuna mengatakan penelitian dan KKN akan dilakukan di Kolej Universiti Islam Johor Sultan Ibrahim (KUIJSI) Malaysia. Tim peneliti dan mahasiswa akan belajar di sana selama 10 hari terhitung 10-20 Oktober 2026.

“Untuk tim peneliti sebanyak 11 orang yang merupakan dosen, sementara mahasiswa KKN sekitar sembilan orang,”ucapnya.

Ia menjelaskan, selama di Malaysia tim peneliti akan mempelajari antara lain model pembelajaran, komunikasi dakwah berbasis kearifan lokal, asesmen atau penilaian pembelajaran.

Sementara, mahasiswa KKN mengikuti pembelajaran, mengajar, serta memberikan kursus terkait tamadun Melayu, kewirausahaan, dan kepemimpinan. Menurutnya, KKN di Malaysia ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan setelah terjalinnya perjanjian kerja sama antara KUIJSI dan IAIN.(net)