Inovasi & Kolaborasi: Telkomsel Tingkatkan Kapasitas Relawan TERRA

oleh

KRSumsel.com, Jakarta – Selama satu setengah dekade, Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA) konsisten menjadi garda terdepan Telkomsel dalam mendukung kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pasca-bencana di Indonesia.

Sebagai bagian dari pilar Corporate Social Responsibility (CSR) berlandaskan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), TERRA bergerak dalam empat fokus aksi: kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan & rehabilitasi, serta mitigasi bencana.

Hingga kini, TERRA telah menjangkau 16 wilayah, melibatkan 722 relawan, dan merangkul 118 komunitas di seluruh penjuru negeri.

Mencetak Relawan Muda Lewat Gladian PANJI: Wujud nyata komitmen ini dihadirkan melalui Gladian PANJI Relawan TERRA—pelatihan berbasis komunitas yang dirancang untuk memperkuat kapasitas relawan muda, seperti Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) dan komunitas kebencanaan.

Nama “Gladian” mengadopsi tradisi pembekalan lapangan khas dunia pecinta alam, militer, dan kepramukaan.

Sementara “PANJI” merupakan kepanjangan dari lima pilar utama pelatihan:

Pemetaan Risiko

Alokasi Sumber Daya

Notifikasi Dini

Jaringan Evakuasi Aman

Integrasi Penanganan Darurat

Sinergi Berkelanjutan di Berbagai Daerah

Tahun ini, Gladian PANJI Relawan TERRA digelar secara intensif di tiga titik strategis: Pandeglang (Banten), Bandungan (Semarang), dan Ciwidey (Bandung) sepanjang bulan Juni hingga Juli 2026.

Baca juga: Wabup Ogan Ilir Tutup Program PKW Keterampilan Membatik

Selama tiga hari pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif dari para ahli—mulai dari praktisi, akademisi, jurnalis kebencanaan, hingga pakar dari BASARNAS, BPBD, dan PMI. Materi yang dibahas mencakup Basic Life Support, dukungan psikososial, mitigasi & disaster management, hingga jurnalistik kebencanaan.

Kolaborasi Multi-Sektor demi Ketangguhan Masyarakat

Melalui simulasi, pembelajaran, dan kolaborasi lintas sektor, program ini bertujuan mencetak generasi relawan tangguh yang mampu menjadi aktor kunci mitigasi di lingkungan mereka masing-masing.

Pendekatan ini mencerminkan prinsip utama TERRA yang mengusung sinergi Pentahelix (5 sektor): menyatukan pemerintah, organisasi kemanusiaan, akademisi, komunitas relawan, dan sektor swasta. Sinergi ini memastikan setiap pihak dapat berperan optimal dalam memperkuat ekosistem penanganan bencana nasional.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi.

“Selama 15 tahun perjalanan TERRA, kami percaya bahwa ketahanan masyarakat menghadapi bencana hanya bisa dibangun lewat kolaborasi beragai pihak. Gladian PANJI Relawan TERRA adalah bentuk nyata dari keyakinan itu, tempat relawan muda dibekali kemampuan yang dapat digunakan saat situasi darurat terjadi. Bagi kami, inilah wujud nyata melayani masyarakat Indonesia sepenuh hati, khususnya mereka yang paling membutuhkan di saat darurat.” terangnya.

Guna memperkuat sinergi lintas sektor dan mendukung koordinasi relawan secara lebih terstruktur, Telkomsel turut mengembangkan Aplikasi TERRA, digital platform yang memfasilitasi kebutuhan operasional relawan di lapangan.

Melalui aplikasi ini, relawan dapat melakukan pelaporan potensi dan risiko bencana, asesmen lapangan, pelacakan lokasi personel secara real-time, hingga dokumentasi foto dan video kejadian.

Aplikasi ini juga terintegrasi dengan data dari berbagai instansi seperti BNPB, BMKG, dan PVMBG, sehingga mendukung koordinasi lintas sektor secara lebih efisien dalam situasi darurat.

Sebagai bagian dari ekosistem TERRA, program ini juga melibatkan karyawan Telkomsel melalui inisiatif Tflyers Volunteer Program, yang mendorong mereka untuk turut berperan sebagai relawan dan koordinator lapangan saat situasi darurat. Inisiatif ini memperkuat kesiapsiagaan operasional Telkomsel, sekaligus membangun budaya kepedulian karyawan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Ke depan, Telkomsel berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas relawan dan memperluas jangkauan Gladian PANJI Relawan TERRA ke berbagai wilayah Indonesia, sebagai bagian dari kontribusi berkelanjutan Telkomsel terhadap ekosistem national digital resilience. (edi)