Nobar Piala Dunia di KI Bertabur Festival Rakyat

oleh

KRSumsel.com, Palembang-Pelataran Kambang Iwak (KI) disulap menjadi lautan manusia pada Minggu malam. Ribuan warga memadati area Rumah Dinas Wali Kota Palembang di Jalan Tasik tersebut demi menyaksikan puncak piala dunia dalam gelaran “Palembang Goool Nobar 2026″ yang dibalut meriahnya Festival Rakyat Nusantara.

​Sebelum peluit babak final dibunyikan, suasana makin semarak dengan deretan hiburan rakyat. Mulai dari alunan musik modern hingga pertunjukan seni tradisional Dul Muluk sukses memanjakan pengunjung yang memadati lokasi.

​Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengungkapkan bahwa pesta nonton bareng (nobar) ini merupakan buah kolaborasi Pemkot Palembang bersama Kodim 0418/Palembang yang telah berlangsung selama sembilan hari berturut-turut.

​”Selama sembilan hari masyarakat disuguhkan rangkaian kegiatan ini, dan malam ini kita tutup dengan menyaksikan partai puncak final Piala Dunia bersama-sama,” ujar Aprizal, Selasa (21/7).

​Sinergi dan Dorongan Ekonomi UMKM
​Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengapresiasi tinggi gelombang antusiasme warganya. Ia menjelaskan, perhelatan ini digelar sebagai tindak lanjut Surat Edaran Mendagri, arahan Panglima TNI, serta instruksi Presiden RI terkait percepatan pembangunan sepak bola nasional.

​Lebih dari sekadar ajang olahraga, Ratu Dewa menyoroti dampak positifnya terhadap roda ekonomi lokal lewat kehadiran puluhan stan UMKM.
​”Stan UMKM yang hadir memberi peluang besar bagi para pelaku usaha untuk mendongkrak pendapatan. Ini manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
​Pesan Persatuan dan Rumah Bagi Rakyat

​Momen final yang mempertemukan duel sengit antara Spanyol dan Argentina ini dimanfaatkan Ratu Dewa untuk mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas dan sportivitas.

​”Sepak bola punya kekuatan luar biasa sebagai perekat persaudaraan. Siapa pun yang Anda dukung—baik Spanyol maupun Argentina—tetap jaga silaturahmi. Jangan sampai usai laga malah tidak saling sapa,” candanya disambut tawa warga.

​Ia juga membeberkan alasan memilih Pelataran Rumah Dinas sebagai venue utama. Menurutnya, tempat tersebut pada hakikatnya adalah rumah bagi seluruh warga Palembang. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban hingga acara usai.
​”Mari nikmati kebersamaan ini dengan penuh sukacita. Semoga semangat malam ini menjadi pemantik kemajuan sepak bola Indonesia, khususnya di Kota Palembang yang kita cintai,” tutupnya. (edi)