Jakarta, Krsumsel.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang yang baru saja ditunjuk Presiden Prabowo Subianto pada 2 Juni 2026 agar fokus membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Saya berharap Kepala BGN yang baru fokus membenahi tata kelola MBG yang selama ini masih buruk,”katanya saat dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis (4/6).
Charles menegaskan, program sebesar MBG tidak bisa hanya diukur dari berapa besar anggaran yang dihabiskan atau berapa banyak penerima manfaat yang dicatat.
“Yang lebih penting adalah kualitas gizi yang diterima anak-anak, kualitas makanan yang disajikan, dan efektivitas pengawasannya,”ujar Charles.
Baca juga: Pelaku Penculikan Anak Hingga Tewas di Kutai Timur Diringkus Polisi
Ia menekankan agar Program MBG fokus mengejar kualitas, tidak hanya capaian angka penerima manfaat saja, mengingat tujuan utama program tersebut untuk meningkatkan kualitas gizi nasional.
“Jangan sampai yang dikejar hanya angka-angka, sementara kualitas programnya tertinggal,”ucap Charles.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memperingatkan kepada para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalankan Program MBG dengan baik dan tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum.
Dalam Konsolidasi Nasional Program MBG yang diinisiasi BGN di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor Jawa Barat, Rabu (3/6), Presiden Prabowo berkelakar meminta mitra SPPG yang nakal untuk kembali ke jalan yang benar dan mengakui jika memang melakukan kesalahan dalam pelaksanaan MBG.
“Masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah, tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum. Makan paling gampang dikorupsi,”kata Presiden Prabowo.
Dia menyampaikan, MBG memiliki peran penting memastikan asupan gizi terhadap anak-anak Indonesia, mencegah kekurangan gizi yang menjadi salah satu faktor stunting.(net)

















