Koba, KRsumsel.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menegaskan, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak mempengaruhi kelulusan peserta didik.
Kepala Disdik Bangka Tengah Indrawadi di Koba, Senin (6/4) mengatakan, TKA dilaksanakan bagi siswa kelas 9 sebagai sarana untuk mengukur kemampuan akademik individu.
“TKA ini hanya untuk mengukur kemampuan akademik pribadi siswa dan tidak ada kaitannya dengan kelulusan,”ujarnya usai meninjau pelaksanaan TKA di SMPN 1 Koba.
Ia menjelaskan, pelaksanaan TKA digelar selama dua hari dan diikuti seluruh sekolah jenjang SMP, termasuk pendidikan paket.
Namun pada hari kedua kata dia, hanya sebagian sekolah yang mengikuti karena penerapan sistem gelombang, seperti di wilayah Lubuk Besar.
Baca juga: Dua Perairan NTT Berpotensi Gelombang Setinggi 2,5 Meter
Menurut dia, TKA penting untuk mengetahui potensi akademik siswa sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan jenjang pendidikan selanjutnya.
Materi yang diujikan dalam TKA meliputi Matematika untuk mengukur kemampuan numerasi serta Bahasa Indonesia untuk penguatan literasi siswa.
Meski tidak bersifat wajib, pihaknya mengimbau seluruh siswa kelas 9 di Bangka Tengah untuk mengikuti TKA sebagai bentuk evaluasi kemampuan diri.
“TKA ini tidak wajib, tetapi kami mendorong siswa untuk ikut karena penting dalam mengukur kemampuan mereka,”katanya.
Terkait keterbatasan sarana pendukung seperti komputer kata dia, diatasi dengan pelaksanaan ujian secara bergelombang atau dalam beberapa sesi.
Disdik Bangka Tengah juga memastikan pelaksanaan TKA tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Sekolah yang digunakan sebagai lokasi tes dapat menerapkan pembelajaran dari rumah dengan pemberian tugas atau tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan pengaturan jadwal.
“Kami sudah siapkan alternatif agar kegiatan belajar tetap berjalan,”kata Kepala Disdik Bangka Tengah Indrawadi.(net)
















