Stok Blangko KTP Elektronik Cukup Hingga Idul Fitri

oleh

Bengkulu, KRsumsel.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu Provinsi Bengkulu menyebutkan, ketersediaan stok blangko kartu tanda penduduk (KTP) elektronik saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat di wilayah tersebut hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Untuk stok blangko KTP elektronik saat ini ada 8.000 keping dan mudah-mudahan cukup hingga Idul Fitri atau pada Maret 2026,”kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu Widodo di Bengkulu, Selasa (17/2).

Meski demikian, Dinas Dukcapil Kota Bengkulu terus berkoordinasi dengan Disdukcapil Provinsi Bengkulu. Hal tersebut dilakukan karena apabila terjadi kekurangan, mekanisme subsidi stok dari provinsi akan langsung diaktifkan.

Dengan ketersediaan blangko KTP elektronik yang aman, masyarakat Kota Bengkulu diimbau agar tidak menunda pengurusan perekaman maupun pencetakan.

Pemerintah kota memastikan layanan kependudukan tetap cepat, lancar, dan tidak terhambat akibat kekosongan blangko.

Baca juga: Lautan Kaltim Alami Pasang 2,7-2,9 Meter pada 18-20 Februari

Sementara itu, Pemkot Bengkulu juga telah membuka layanan administrasi kependudukan pada Sabtu dan Minggu guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Widodo menerangkan, pelayanan tersebut dibuka pada hari libur guna memaksimalkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi warga Kota Bengkulu, dengan jam pelayanan pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB.

Selain itu, selama musim libur panjang, Dinas Dukcapil Kota Bengkulu tetap membuka layanan administrasi kependudukan (adminduk). Layanan program Six in One juga tetap berjalan meski dalam masa libur panjang.

Layanan program Six in One merupakan pelayanan kependudukan bagi pengantin baru dengan menyerahkan dua KTP elektronik, kartu keluarga (KK) dengan status perkawinan yang telah diperbarui, KK untuk orang tua kedua mempelai, serta buku nikah.

“Kebetulan pada Februari ini ada beberapa hari libur dan cuti bersama. Terkait layanan Six in One, Four in One, dan lainnya, mohon maaf kepada pegawai yang waktunya terganggu karena cuti dan libur. Namun, ini sudah menjadi program tetap Pemkot Bengkulu sehingga tetap harus dilaksanakan dengan berkoordinasi,”ujar Widodo.

Dengan tetap dibukanya layanan Six in One, pasangan yang baru menikah tidak perlu lagi mengurus dokumen kependudukan secara terpisah karena seluruhnya diproses secara bersamaan.

Hal tersebut dilakukan karena Dinas Dukcapil Kota Bengkulu berkomitmen memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk di luar hari kerja.(net)