Agam, krsumsel.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi Sumatera Barat (Sumbar) memperluas layanan kesehatan gratis kepada para penyintas banjir bandang atau galodo di Kabupaten Agam.
“Hari ini kami memperluas layanan kesehatan gratis ke Jorong Sigiran, Nagari Malalak Utara,”kata Kepala Markas PMI Kota Bukittinggi Ahmad Jais di Kabupaten Agam, Selasa (27/1).
Ahmad Jais mengatakan, layanan jemput bola ke lokasi bencana merupakan arahan dan instruksi langsung dari Ketua Umum PMI Jusuf Kalla agar lembaga kemanusiaan itu terus menjangkau, dan memastikan warga mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.
Baca juga: Ahok Janji Beberkan Apa Adanya Saat Bersaksi di Sidang Korupsi Minyak
Di hari kedua PMI beserta para relawan dari Universitas Borobudur membuka layanan kesehatan gratis tepatnya di Kantor wali nagari (kantor kepala desa). Layanan ini mulai dibuka pukul 09.00 WIB hingga sore hari bahkan tidak menutup kemungkinan hingga malam hari.
Beberapa bentuk layanan yang diberikan seperti pemeriksaan gula darah, pengecekan asam urat dan kolesterol hingga mengedukasi masyarakat pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat pascabencana galodo. Selain itu, petugas medis juga memberikan obat-obatan dan vitamin gratis kepada setiap warga yang datang ke Posko kesehatan.
Di hari pertama layanan kesehatan gratis Senin (26/1) petugas menemukan umumnya masyarakat mengeluhkan hipertensi atau darah tinggi, asam urat, asam lambung dan kolesterol.
“Petugas juga menemukan beberapa pasien mulai mengeluhkan penyakit gatal-gatal,”kata dia. Ahmad Jais menduga cukup tingginya kasus atau keluhan hipertensi yang dialami masyarakat karena mereka masih khawatir atau trauma dengan bencana yang terjadi pada 26 November 2025.
“Kami menduga kasus hipertensi ini karena masyarakat masih kepikiran bencana dan dampak yang ditimbulkan setelah itu seperti tempat tinggal mereka,”ujarnya.(net)















