Pemkot Bengkulu Gelar Ujian Lokal untuk Pelajar SD dan SMP

oleh

Bengkulu, KRsumsel.com –  Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu Provinsi Bengkulu kembali melaksanakan ujian lokal yaitu Ujian Tobo Kito (UTK) untuk siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik negeri maupun swasta di wilayah tersebut.

Dilaksanakannya kembali UTK tersebut setelah tahun 2025 dilaksanakan di tingkat SD dan SMP berjalan dengan sukses, sebab UTK merupakan terobosan pendidikan khas Kota Bengkulu yang dirancang menyerupai format Ujian Nasional (UN).

“Kami pastikan UTK dilanjutkan pada 2026. Saat ini agenda tersebut sudah resmi masuk ke dalam kalender akademik,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu Ilham Putra di Bengkulu, Rabu (14/1).

Pelaksanaan UTK tersebut lanjutnya, untuk memetakan standar kualitas pendidikan serta mengukur sejauh mana kompetensi siswa di tingkat Kota Bengkulu secara merata. Selain sebagai salah satu bentuk komitmen pemkot dalam menjaga maruah pendidikan daerah.

Dengan adanya UTK tersebut kata dia, diharapkan para siswa tingkat SD dan SMP di Kota Bengkulu memiliki motivasi belajar yang tinggi sekaligus menjadi indikator evaluasi bagi tenaga pendidik di setiap satuan pendidikan.

Selain itu, Ilham meminta agar seluruh masyarakat dan pihak sekolah dapat melaju pemantauan terkait perkembangan jadwal dan teknis pelaksanaan melalui laman resmi Disdikbud Kota Bengkulu.

Baca juga: Sidang Putusan Terdakwa Rozi Yanto Ditunda, Keluarga Korban Kecewa 

Sementara itu, untuk pelaksanaan ujian berbasis lokal tersebut tetap berpedoman pada standar nasional dengan materi pelajaran yang akan diikutsertakan mengacu pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang direncanakan oleh pemerintah pusat yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia

Ilham menerangkan, pelaksanaan ujian tersebut dilakukan guna mencari pelajar yang memiliki prestasi di bidang akademik, dan nantinya siswa yang memiliki nilai terbaik di setiap sekolah akan kembali diuji agar nantinya mendapatkan pelajaran dengan nilai terbaik dan diberi hadiah dari Pemkot Bengkulu.

Di sisi lain, Disdikbud Kota Bengkulu juga menerapkan muatan lokal bahasa daerah tingkat SD dan SMP guna melestarikan bahasa, dialek, dan budaya yang telah diterapkan di beberapa sekolah di wilayah tersebut.

Untuk itu Pemkot Bengkulu menargetkan penerapan muatan lokal bahasa daerah dapat diterapkan di seluruh satuan pendidikan di wilayah tersebut, khususnya pada tahun ajaran baru 2025 hingga 2026.

Hal itu kata dia, menjadi salah satu upaya agar anak-anak cinta, dan bangga terhadap budaya lokal, serta menjadi salah satu upaya pemerintah dalam melestarikan bahasa dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman di Kota Bengkulu.(net)