Pangkalpinang, KRsumsel.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mewaspadai dampak hujan berintensitas sedang hingga lebat dan berdurasi lama guna mengantisipasi bencana alam karena cuaca ekstrem.
“Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani sudah mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem ini,”kata Kepala BPBD Kepulauan Babel Budi Utama di Pangkalpinang, Selasa (13/1).
Ia mengatakan, berdasarkan perkiraan cuaca dari BMKG wilayah Kepulauan Babel pada Selasa (13/1) hingga Rabu (14/1) berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai kilat, petir dan angin kencang yang berdurasi lama.
“Kondisi hujan ekstrem ini tentunya dapat menimbulkan dampak banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan lainnya,”katanya.
Baca juga: Aizzudin, Petinggi PBNU Diperiksa KPK Terkait Kuota Haji
Ia menyatakan, hujan sedang hingga lebat ini karena adanya dinamika atmosfer MJO (siklus 30 hingga 60 hari), belokan angin, dan perlambatan pergerakan massa udara.
“Kondisi perubahan cuaca ini menyebabkan pertumbuhan awan-awan hujan yang menyebabkan hujan sedang hingga lebat berdurasi lama,”katanya.
Untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem ini, BPBD Kepulauan Babel telah menyiagakan 53 TRC ditambah TRC BPBD kabupaten/kota agar penanganan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin kencang dan lainnya dapat dilakukan dengan cepat untuk meminimalisasi korban dan kerusakan.
“Apabila terjadi bencana alam, maka kita akan melakukan penanganan gabungan untuk mengoptimalkan penanganan,”katanya.(net)


















