Penumpang di Perairan Onrust Dievakuasi karena Mesin Kapal Mati 

oleh

Jakarta, Krsumsel.com – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya bergerak cepat mengevakuasi penumpang kapal KM BIMA yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Onrust Kepulauan Seribu Selatan, Senin (12/1) sore.

“Begitu menerima informasi adanya kapal penumpang yang mengalami gangguan mesin, personel Ditpolairud langsung kami kerahkan ke lokasi,”kata Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/1).

Dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat KM BIMA bertolak dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Tidung.

“Di tengah pelayaran, kapal mengalami gangguan pada bagian gearbox sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan,”ujar Mustofa.

Menindaklanjuti laporan itu, Ditpolairud Polda Metro Jaya langsung mengerahkan sejumlah kapal patroli wilayah barat, yakni KP VII-3003, KP VII-2008, dan KP VII-2006 untuk melakukan pengecekan di lokasi kejadian, sekaligus memberikan bantuan untuk kapal yang mengalami gangguan tersebut.

Baca juga: Dua Kasus Positif Super Flu Ditemukan di Denpasar

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Markas Polairud Kali Adem untuk mempercepat proses penanganan dan pengamanan di lokasi kejadian.

“Prioritas kami adalah keselamatan penumpang dan memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman,”ucap Mustofa.

KM BIMA kemudian mendapatkan bantuan pengawalan dan penarikan oleh kapal KM Aquarius menuju Dermaga Kali Adem. Proses penarikan dilakukan dengan pengawasan ketat hingga kapal sandar dengan aman.

Mustofa menambahkan selain melakukan pengamanan, personel Ditpolairud juga membantu proses evakuasi penumpang serta melakukan pendataan sesuai manifest kapal.

Berdasarkan data yang dihimpun, KM BIMA membawa 37 orang penumpang serta 4 orang kru kapal, dan seluruhnya dilaporkan dalam kondisi selamat.

“Kami memastikan seluruh penumpang dan kru dalam keadaan aman. Tidak ada korban dalam peristiwa ini, dan kapal berhasil kami bawa kembali ke dermaga untuk penanganan lebih lanjut,”tutur Mustofa

Dia menegaskan, kegiatan pencarian, pertolongan, evakuasi, dan pengawalan itu merupakan wujud respons cepat serta komitmen Ditpolairud Polda Metro Jaya dalam menjamin keselamatan pelayaran dan memberikan perlindungan kepada masyarakat pengguna transportasi laut.

“Ditpolairud terus siaga dan hadir di perairan untuk memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran masyarakat,”tegas Mustofa.(net)