Dua Orang Meninggal Akibat Mobil Masuk Kanal di Riau 

oleh

Pekanbaru, Krsumsel.com – Satu mobil minibus tenggelam dalam kanal mengakibatkan dua orang meninggal dunia di Jalan Koridor PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Kilometer 10 Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Pelalawan AKP Rizkyan Tatit Hanafi mengatakan, peristiwa pada Senin (12/1) sore tersebut, dengan kendaraan dikemudikan seorang pria berinisial BAF (34), membawa satu penumpang berinisial TEY (44). Keduanya warga yang melintas di jalur koridor perusahaan tersebut sebelum akhirnya kehilangan kendali dan berakhir nahas di dasar kanal.

“Kendaraan melaju dari arah Pangkalan Kerinci menuju arah Langgam. Sesampainya di Kilometer 10 Desa Rantau Baru kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga pengemudi kehilangan kendali,”katanya dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Selasa (13/1).

Baca juga: Waspadai Dampak Hujan Lebat Berdurasi Lama di Bangka Belitung

Dia mengatakan, jalur yang dilintasi merupakan Jalan Koridor RAPP yang secara fisik masih berupa pengerasan tanah dan batu. Akan tetapi, akibat kecepatan tinggi, mobil tiba-tiba bergerak ke arah kanan jalan dan sopir tidak sempat melakukan pengereman yang efektif.

Kendaraan kemudian menghantam pembatas tanah di pinggir jalan sebelum akhirnya meluncur ke dalam kanal yang berada tepat di sisi jalur tersebut. Kedalaman kanal membuat mobil langsung tenggelam dalam waktu singkat.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), muncul dugaan kuat bahwa kedua korban sempat berupaya menyelamatkan diri saat air mulai masuk kabin. Akan tetapi, tekanan air dan posisi mobil yang terbalik atau terendam sepenuhnya diduga menjadi penghambat utama mereka menyelamatkan diri.

“Diduga korban berusaha menyelamatkan diri, tetapi tidak berhasil keluar dari kendaraan saat tenggelam,”katanya.

Proses evakuasi dilakukan petugas Satlantas Polres Pelalawan katanya, berlangsung cukup dramatis dan memakan waktu. Kondisi mobil yang berada di dasar kanal mengharuskan petugas mendatangkan alat berat untuk mengangkat bangkai kendaraan ke permukaan.

Setelah berhasil diangkat, petugas baru bisa mengeluarkan jenazah BAF dan TEY dari dalam mobil untuk dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi dan melakukan analisis terhadap kondisi fisik kendaraan.(net)