Jakarta, KRsumsel.com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menurunkan tim ke Sumatera Barat untuk menyelidiki dugaan terjadinya penambangan ilegal.
“Tadi Pak Wakabareskrim (Irjen Polisi Nunung Syaifuddin) memerintahkan kami dan kami sudah menurunkan tim ke Sumatera Barat untuk melakukan penegakan hukum terkait tambang ilegal, terutama di sana kan banyak emas,”kata Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Moh Irhamni di Gedung Bareskrim Polri Jakarta, Senin (12/1).
Hal itu disampaikan Irhamni usai berkoordinasi dengan anggota DPR RI Andre Rosiade terkait dugaan penambangan ilegal di Sumatera Barat.
Irhamni mengatakan, tim dari Dittipidter Bareskrim Polri telah berada di lapangan dan berkoordinasi dengan kepolisian daerah serta kepolisian resor setempat.
Baca juga: Kapal Dishub di Pelabuhan Muara Angke Tak Beroperasi karena Cuaca
Terkait dugaan adanya keterlibatan korporasi besar dalam kasus penambangan ilegal itu, ia belum bisa menjawab lantaran masih dalam penyelidikan.
“Kami sedang melakukan penyelidikan. Belum tentu. Bisa iya, bisa tidak,”ucapnya.
Jenderal polisi bintang satu itu juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada kepolisian jika memiliki informasi mengenai penambangan ilegal di Sumbar.
“Masyarakat yang mempunyai informasi, segera sampaikan kepada kami sehingga kami bisa melakukan penegakan hukum. Tentunya penegakan hukum secara berkeadilan,”ucapnya.
Pada Senin (12/1) pagi, anggota DPR RI Andre Rosiade mendatangi Gedung Bareskrim Polri Jakarta untuk berkoordinasi dengan Dittipidter Bareskrim Polri soal dugaan pertambangan ilegal.
Ia mengatakan, beberapa tahun belakang, marak terjadi penambangan emas ilegal di Sumatera Barat Andre menduga terdapat oknum-oknum pengusaha di balik kasus ini.(net)


















