Rejang Lebong, Krsumsel.com – Tim Basarnas Unit Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu menyebutkan, proses pencarian anak perempuan yang hanyut terbawa air di saluran drainase di wilayah itu pada Sabtu (10/1) sekitar pukul 12.30 dilakukan hingga ke Danau Suro Kabupaten Kepahiang.
Kepala Unit Basarnas Rejang Lebong Yudi Patria saat dihubungi di Rejang Lebong, Senin (12/1) mengatakan, sebelumnya personel Basarnas mendapat informasi ada warga yang sempat menemukan korban di aliran sungai di Desa Rimbo Recap, tetapi karena karena arus sungai sangat deras sehingga korban terlepas.
“Berdasarkan informasi masyarakat tersebut, dan derasnya aliran sungai maka tim pencari menduga jika korban sampai ke Danau Suro Kepahiang,”kata dia.
Dia menjelaskan, dari informasi yang disampaikan warga kepada pihaknya itu langsung mereka tindak lanjuti dengan melakukan penelusuran hingga ke Danau Suro yang menjadi muara dari Sungai Rimbo Recap.
Baca juga: Air Sinkhole di Jorong Tepi Nagari Situjuah Batua Mengandung Bakteri E-Coli
“Sekarang kami bersama jajaran TNI dan Polri/Brimob mendirikan Posko di Danau Suro. Mohon doanya dari semua masyarakat agar korban bisa segera ditemukan,”kata Yudi yang kerap disapa Bang Oten.
Sebelumnya, seorang anak bernama Nini (8) berstatus pelajar yang tinggal di Komplek BTN blok D Kelurahan Air Bang Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong sekitar pukul 12.30 WIB dilaporkan hanyut terbawa arus air hujan yang memenuhi saluran drainase tidak jauh dari rumahnya.
Kejadian anak hanyut disaluran drainase ini berdasarkan keterangan dari pihak keluarganya, bermula korban bersama dengan saudari kembarnya yang bernama Nana (8) pulang dari bermain ke rumah temannya.
Keduanya pulang dengan berjalan kaki, namun di jalan korban tergelincir ke arah dalam drainase atau siring rumah warga yang saat itu airnya sedang meluap sehingga korban langsung hanyut.
Mengetahui saudari kembarnya jatuh dan hanyut dalam drainase, Nana langsung berteriak dan minta tolong kepada warga sekitar dan langsung pulang ke rumah melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya yang bernama Muhammad Ikhsan, dan kemudian bersama warga melakukan pencarian di sekitar TKP hingga aliran air irigasi, namun tidak ditemukan.(net)


















