Jambi, KRsumsel.com – Tim SAR Gabungan Jambi berhasil menemukan satu dari dua korban kecelakaan kapal yang diduga tenggelam di Sungai Pengabuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi yang terjadi pada Jumat (9/1) lalu.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia atas nama Arda Maulana (23) pada hari pertama operasi pencarian,”kata Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa di Jambi, Minggu (11/1).
Peristiwa ini bermula saat kedua korban bernama Ardan dan Sandi (27) pulang bekerja dari pabrik Kicun pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB. Keduanya berangkat menggunakan perahu menuju kediaman mereka di RT 15 Tungkal Harapan melalui jalur Sungai Pengabuan.
Namun hingga Minggu pagi tadi, kedua korban tidak kunjung sampai di rumah. Pihak keluarga kemudian melaporkan kehilangan tersebut kepada unit siaga SAR Tungkal pada pukul 08.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR langsung bergerak menuju lokasi koordinat 0°49’50.7″ S, 103°25’19.5″ E dan hanya berselang sekitar setengah jam setelah operasi dimulai.
Baca juga: Hari Ini, Sejumlah Wilayah di Indonesia Hujan Lebat dan Sangat Lebat
“Tim berhasil menemukan satu korban atas nama Ardan Maulana (23) warga Jl PLN Lama Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak kurang lebih 1 Mil dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke rumah duka,”kata Adah Sudarsa.
Pencarian sempat menghadapi tantangan akibat kondisi air sungai yang sedang pasang, meski cuaca di sekitar lokasi terpantau berawan.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya USS Tungkal, Polairud Tanjabbar, Pos AL Tungkal, BPBD Tanjabbar, PMI serta bantuan dari masyarakat setempat.
Tim SAR gabungan menyisir area menggunakan alat utama berupa RIB 02, rubber boat, serta didukung peralatan navigasi dan komunikasi lengkap yang diturunkan, operasi SAR masih terus dilanjutkan untuk mencari keberadaan korban kedua atas nama Sandi (27) warga Dusun Maju Jaya Tanjung Jabung Barat Jambi.(net)


















