Kapolda Sumsel Panen Raya Jagung Kuartal IV di Ogan Ilir

oleh

Indralaya, Krsumsel.com – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Andi Rian Djajadi beserta jajaran melaksanakan panen raya jagung kuartal IV tahun 2025.

Polda Sumatera Selatan merupakan satu dari 36 Polda jajaran di seluruh Indonesia yang melaksanakan panen jagung ini.

Kegiatan panen dilaksanakan di lahan kebun milik personel Polres Ogan Ilir di Kelurahan Indralaya Indah, Kecamatan Indralaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur TNI, Polri, Forkopimda, kelompok tani dan juga mahasiswa, sementara kegiatan yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dilaksanakan di Bekasi, Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Andi Rian Djajadi menerangkan, panen raya jagung kuartal IV ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Kita harus mengajak masyarakat dan mahasiswa di Sumatera Selatan untuk turut serta dalam program ketahanan pangan,” kata Andi kepada wartawan di Indralaya, Kamis (8/1) siang.

Baca juga: OJK Sumbar Cabut Izin BPR di Lima Puluh Kota

Dijelaskannya, potensi lahan jagung di wilayah Polda Sumatera Selatan mencapai 31.689 hektar yang telah ditanami jagung seluas 31.028 hektar atau persentasenya 97,92 persen.

Sementara berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi produksi jagung di Sumatera Selatan mencapai 382.287 ton

“Untuk jumlah produksi hasil pendampingan Polri tercatat sebesar 136.614 ton atau persentasenya 35,77 persen,” terang Andi.

Di samping itu, lokasi lahan panen kuartal IV di Ogan Ilir berada Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara dengan lahan seluas 2 hektar dan estimasi produksi jagung sebanyak 8 ton.

Dilanjutkan Andi, Polda Sumatera Selatan tahun ini akan memproduksi 21 unit mesin pengering jagung dan 25 unit mesin pipil jagung.

“Mesin pertanian tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada kelompok tani di Sumsel,” jelas Andi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Melalui panen jagung ini, Polri ingin mendorong masyarakat dan kelompok tani untuk terus mengembangkan sektor pertanian.

“Sehingga dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Sumatera Selatan. Polri juga terus mengembangkan inovasi pemanfaatan tanaman eceng gondok sebagai pupuk organik presisi Ditpolairud Polda Sumsel,” ujar Kapolda.(rul)