Banda Aceh, KRsumsel.com – Seorang remaja perempuan berasal dari Gampong Matang Karieng Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara, Nurafni (16), ditemukan meninggal dunia diduga tenggelam di sungai tidak jauh dari rumahnya, Senin (5/1) sore menjelang malam.
“Peristiwa ini bermula ketika korban meminta izin kepada ibunya, Syamsiah (40), untuk buang air besar di sungai yang berada di belakang rumah,”kata Kapolsek Seunuddon Iptu Edi Suparman dalam keterangan di Aceh Utara, Selasa (6/1).
Ia menjelaskan, ibu korban sempat mengingatkan agar tidak berlama-lama di sungai tersebut. Oleh karena korban tak kunjung kembali, ibunya bersama warga sekitar berupaya mencari.
Baca juga: Bupati Hadiri Opening SPPG Pasar Muaradua
Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tenggelam dan tidak sadarkan diri di sungai tersebut. Selanjutnya, warga melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas setempat.
“Setibanya di lokasi, korban segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Seunuddon untuk mendapatkan penanganan medis,”ujarnya.
Namun kata dia, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi.
Pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari mendatangi TKP, mengevakuasi korban, berkoordinasi dengan tenaga medis, hingga menggali keterangan dari saksi dan keluarga korban.
“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Peristiwa ini murni musibah. Jenazah telah diserahkan kepada keluarga dan selanjutnya dibawa pulang untuk dimakamkan,”demikian Iptu Edi Suparman menjelaskan.(net)


















