80 Siswa SMA Padang Belajar di Tenda Darurat Kementerian

oleh

Padang, Krsumsel.com – Sekitar 80 siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 12 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan proses belajar mengajar di tenda darurat yang didirikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pascabencana banjir bandang yang melanda daerah tersebut.

“Hari ini ada dua kelas yang belajar di tenda darurat,”kata Irwan, guru SMA Negeri 12 Kota Padang Irwan di Kota Padang, Senin (5/1).

Irwan mengatakan, banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 menyebabkan dua gedung atau kelas di sekolah tersebut rusak dan tidak bisa ditempati.

Untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung, anak didik dialihkan ke tenda darurat. Bahkan pada pertengahan Desember 2025 sejumlah anak didik terpaksa melaksanakan ujian semester I di tenda darurat tersebut.

Menurutnya, proses belajar mengajar di tenda darurat tidak begitu efektif karena cuaca yang sangat panas. Pihak sekolah juga tidak mempunyai kipas angin yang memadai untuk membantu menyejukkan tenda darurat. Selain itu peserta didik juga belajar tanpa menggunakan meja dan kursi.

Baca juga: Pelaku Tawuran di Makassar Berdamai di Masjid

Irwan membenarkan, pada hari pertama sekolah sejumlah anak didik belum bisa mengikuti proses belajar mengajar. Namun tingkat kehadiran, khususnya di tenda darurat, sudah mencapai 95 persen.

Dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) ke SMA Negeri 12 Kota Padang kata dia, pihaknya bersama para siswa berharap kementerian terkait segera membangun gedung yang sebelumnya rusak akibat banjir.

Sementara itu, Wamendikdasmen Atip Latipulhayat mengatakan pemerintah memprioritaskan revitalisasi sekolah atau satuan pendidikan yang rusak berat akibat dihantam banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pada 2026.

“Nah, adapun yang rusak berat dan sudah tidak bisa digunakan lagi, Insya Allah, akan kami prioritaskan untuk program revitalisasi tahun ini,”kata Wamendikdasmen Atip Latipulhayat.(net)