Balikpapan, KRsumsel.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan memprakirakan sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dilanda hujan lebat disertai angin kencang dalam tiga hari ke depan hingga Minggu (4/1).
Untuk itu semua elemen masyarakat diimbau waspada terhadap dampaknya seperti banjir, sungai meluap, jalan licin, tanah longsor, dan kemungkinan pohon tumbang karena hujan berpotensi disertai angin kencang.
“Hari ini hujan lebat disertai angin kencang sesaat terjadi di Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, sehingga warga di lokasi tersebut harus waspada,”ujar Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani di Balikpapan, Jumat (2/1).
Sedangkan di sisi laut, kawasan perairan Berau terdapat potensi gelombang sedang dengan ketinggian 1,4 meter, sehingga ia mengingatkan warga yang ingin ke laut maupun nelayan setempat selalu berhati-hati dan mengikuti arahan otoritas setempat.
Baca juga: Sejumlah Perairan NTT Dihantam Gelombang Setinggi 2,5 Meter
Pada Sabtu 3 Januari lanjut ia, hujan lebat disertai angin kencang terjadi di dua kabupaten, yakni Kabupaten Kutai Barat, tepatnya di Kecamatan Penyinggahan. Kemudian Kabupaten Kutai Kartanegara di Kecamatan Anggana dan Muara Wis.
Dari sisi laut, pada perairan Kutai Kartanegara hingga Kota Bontang terdapat potensi gelombang sedang dengan ketinggian 1,3 meter, sehingga kewaspadaan pun masih tetap diingatkan.
“Pada Minggu, 4 Januari, hujan lebat disertai angin kencang sesaat berpotensi terjadi di empat kabupaten/kota di Kaltim, yakni Kota Balikpapan, Samarinda, Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu,”kata Olin sapaan akrabnya.
Rinciannya adalah di Balikpapan terjadi di Kecamatan Balikpapan Kota. Di Samarinda, terjadi di Kecamatan Loa Janan Ilir, Palaran, Samarinda Ilir, Samarinda Kota, Samarinda Seberang, Samarinda Ulu, Samarinda Utara, Sambutan, Sungai Kunjang, dan Sungai Pinang.
“Untuk Kabupaten Kutai Barat, hujan lebat dan angin kencang diperkirakan terjadi di Kecamatan Damai dan Long Iram. Di Kabupaten Mahakam Ulu berpotensi terjadi di Kecamatan Laham dan Long Hubung,”kata Olin.(net)


















