KRSUMSEL.COM, Muba – Polsek Lais terus melakukan penyelidikian, untuk mengungkap pemuda tewas bersimbah darah yang diduga korban tindak pidana pembunuhan dimana sontak membuat heboh warga di Dusun V, Desa Teluk Kijing II, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada, Kamis (1/1) pagi.
Hal ini diungkap langsung oleh Kapolsek Lais AKP Syawaluddin. Dijelaskannya, korban yang ditemukan tewas bersimba darah diareal perkebunan kelapa sawit bernama Frima Mandala Putra (22) warga Dusun I, Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan Lais.
“Korban sendiri ditemukan sekitar pukul 06:00 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia di kebun sawit Dusun V Desa Teluk Kijing II. Saat ditemukan, korban mengalami sejumlah luka bacokan di bagian wajah dan leher,” ungkap Syawaluddin kepada awak media, Jumat (2/1).
Sambungnya, dari hasil pemeriksaan awal di Puskesmas Gardu Harapan. Korban mengalami tiga luka bacok serius, yakni luka sobek pada pipi kanan hingga leher sepanjang kurang lebih 20 sentimeter dengan kedalaman sekitar 8 sentimeter, luka sobek di pipi dekat rahang sedalam 4 sentimeter, serta luka sobek di bagian atas telinga kanan dengan lebar sekitar 7 sentimeter dan kedalaman 2 sentimeter. Selain itu, tulang leher bagian belakang korban dilaporkan terpotong sebagian.
“Sebelum kejadian korban diketahui berasama di kebun bersama orang tuanya Rowani, untuk menjaga kebun durian yg diberada diarah kebun sawit milik keluarga, sekitar pukul 04:00 WIB orang tua korban masih sempat bersama korban di pondok yang sama. Selanjutnya sekitar 04:30 WIB orang tua korban pun tertidur di pondok yang sama tersebut. Tanpa diketahui oleh orang tua korban ternyata anaknya kemungkinan keluar untuk melihat apakah ada buah durian yang jatuh,” paparnya.
Lanjutnya, sekitar pukul 06:00 WIB orang tua korban yang bernama Rowani mendengar teriakkan memanggil-manggil namanya. Saat keluar pondok mendekati sumber suara ternyata anaknya sudah tergelatak di tanah dalam keadaan bersimbah darah dan meninggal dunia.
Selain itu, saksi bernama Subhan Adinata seorang petani yang melintas menuju kebunnya, juga mengetahui kejadian tersebut dan ikut membantu memberitahukan kepada pihak keluarga.
“Setelah menerima informasi, personel Polsek Lais langsung mendatangi lokasi kejadian, memasang garis polisi serta melakukan penyelidikan awal. Saat ini kami masih melakukan pendalaman dan lidik untuk mengungkap pelaku,” ungkapnya.
Jenazah korban telah dibawa pihak keluarga ke rumah duka dan dimakamkan pada hari yang sama.
“Saat ini tim masih terus mendalami penyebab kematian korban. Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini agar segera melapor. Guna mempercepat pengungkapan kasus,” tandasnya.(AS)

















